semangkuk nasi penuh
dengan panggang bucu ( ingkung ayam )
yang siap disantap beramai-ramai, dianggapnya semangkok nasi sayur dan paha
ayam, secangkir the, cukup untuk memberi makan para arwah, semua arwah
menganggap semua itu dise diakan segitu
banyaknya sama rasanya baik sayur , maupun daging, semua tidak bisa dirasakan ,
ya dapat baunya saja sudah cukup , melihat anak cucunya rukun saja sudah
cukup.Sesama mereka tidak bisa omong, dngan yang lain , mau ngomong saja susah
, mau mengutarakan kebutuhan saja susah, kalau aku ajak mereka ngomong , mereka
diam saja, mereka seperti tidak mau mendengar omongan orang lain ,selain
pendapatnya sendiri, mau ngomong saja
susah sekali karena keterbatasan bahasamaklum bahasa hati kami berbeda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar