Selasa, 23 Juni 2015

semangkuk saja mak



semangkuk nasi penuh dengan panggang bucu ( ingkung ayam ) yang siap disantap beramai-ramai, dianggapnya semangkok nasi sayur dan paha ayam, secangkir the, cukup untuk memberi makan para arwah, semua arwah menganggap  semua itu dise diakan segitu banyaknya sama rasanya baik sayur , maupun daging, semua tidak bisa dirasakan , ya dapat baunya saja sudah cukup , melihat anak cucunya rukun saja sudah cukup.Sesama mereka tidak bisa omong, dngan yang lain , mau ngomong saja susah , mau mengutarakan kebutuhan saja susah, kalau aku ajak mereka ngomong , mereka diam saja, mereka seperti tidak mau mendengar omongan orang lain ,selain pendapatnya sendiri, mau ngomong  saja susah sekali karena keterbatasan bahasamaklum bahasa hati kami berbeda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar