Selasa, 23 Juni 2015

kefahaman



setiap aku pergi kerumah adikmu , aku selalu berpesan “ awas”  ayamnya dikasih makan , ya ?.tapi ya itu aku tinggal disitu tidak lama, aku dijemput paksa karena kekejamanku kepada kamu dan bapakmu , dosaku  sudah sundhul utek, akhirnya aku di paksa diajak pergi oleh seseorang bernama Izra’el, lalu ditaruh dirumah kecil ukuran 2x1, diruang kecil itu tidak ada apa-apanya yang ada hanya tiga butir tanah sebesar genggaman Gelu, disana aku dijaring, di ajak jalan ke sebuah gedung besar , seperti kam konsentrasi sehingga aku bertemu kamu ini,dan kamu malah  jadi pejabat besar dan orang terkenal di alam arwah, dijaga oleh orang –orang berpakaian seragam hitam, tidak seperti di dunia dulu , semua warna pakaian bebas dipakai , yang boleh  pakaian uniform warna-warni hanya malaikat saja, sedang manusia hanya boleh pake pakaian putih-putih, siapa saja boleh masuk di ruangan itu. waktu aku nolah-noleh, kupikir barangkali aku bisa nanti  ada yang dapat aku ajak bicara, barangkali ada diantara mereka kenal aku, bisa aku ajak berteman disini, eh ternyata tidak ada, tidak seorangpun yang mengenalku. Aku mau beritahu mereka kalau aku butuh obatpenawr sakit pusing, tapi sesakit apapun  disini tak ada yang memberi obat , tidak ada dokter, tidak ada perawat, sedang anak-anak mereka tak ada  yang bisa memberi  pertolongan mengobati mereka , kekayaan mereka tak ada manfaatnya, tak bisa menolong mereka seperti apa yang kau lakuakan di dunianya dulu.
Aku rasanya ingin hidup lagi secara normal seperti dulu kembali dan ingin memberitahu mereka , anak-anaknya , agar mereka percaya  ada kehidupan di alam gha’ib benar-benar ada seperti yang kualami sekarang  ini ,  bahwa segalanya serba susah, semua serba terbalik. Kalau waktu itu kau ceritakan seperti itu ibu sering tidak percaya. Tapi begitu aku mati aku baru percaya ternyata kamu anak yang sholeh, dari pada saudara-saudara ibu yang dahulu, semua  munafik,semua berpamrih, yang anak anaknya tidak pernah diperkenalkan dengan alam arwah, dianggapnya ia bisa terus  hidup di dunia selama-lamanya dan mau mendoakan dan menolong arwah-arwah orang tuanya , saya pasti menolongnya.. ujar ibuku.saudara-saudara ibu yang anak-anaknya percaya dan mau minta tolong untuk arwah-arwah orang tuanya  pasti akan menolongnya.. aku ini kangen sekali dengan saudara-saudaraku yang telah meninggal tapi tidak pernah bisa bertemu dengan mereka, walaupun hanya sekali, kecuali pada saat acara sembangyang di tempatmu, semua dapat hadir dan bertemu, tapi tidak dapat berbicara, aku ingin sekali dapat ngobrol, persaudaraan dengan mereka, tapi mereka menjauhi aku, lagipun alamku tak memungkinkan aku bertemu dengan dirinya. Dosa apa yang disandang oleh mnereka masing-masing sampai mereka menyisihkanku.. dulu waktu masih hidup tidak ada yang percaya dengan apa yang dinamakan dosa, kok sekarang jadi susah begini ya? Ujar arwah ibu. Aku mau berkunjung  ke anak-anakku dan istriku saja susah sekali, kalau sebentar-sebentar aku diminta, mendekat memilih untuk melobi , berkunjung dan menjilat, aku ogah, mau pake jalan apa, jalan mana yang kutempuh dan ucapan apa yang kuucapkan untuk meluruhkan perasaan hati orang waras itu, susah sekali , terlalu politis , terlalu ndakik, sedangkan ijin berkunjungku ke alam kewarasan terlalu sebentar, tinggal satu sampai lima menis saja bisa bertemu , tidak lebih itu , karena ia terlalu penting di dunianya , sedang kedatanganku hanya mengganggu  saja, susah kalau sudah begini., ya akhirnya aku pilih kerumahmu saja karena yakin kamu mau menemuiku dengan hati tuklus, walau waktu hidupku aku menyia-nyiakanmu, karena dirumahmu akau bisa minta obat , bisa mengantarkan aku ke dokter, istrimu mau menggodokkan jarang untukku,tapi kok baru sekarang aku bisa berbicara dengan kalaian berdua. Bersyukur sekali sama Tuhan telah memberi kalian berdua kemampuan berbicara denbgan alam arwah, kenapa adik-adikmu kok tidak bisa seperti kalian dan aku sebenarnya kangen sekali dengannya , anakku Ina dan cucuku Nada, seperti kau berdua, kenapa  ? supaya aku dapat menolong para arwah orang tuanya. Itu tak lain karena kesibukannya berdagang dan mengembangkan kehidupannya sebagai orang waras ,m mana mungkin dapat bertemu dengan orang dari alam lain.lho kok pertemuanku dengan mu hanya terasa sebentar, lalu aku dijemput, disuruh kembali ke barak, diberi tahu suruh menunggu sebentar, ya ditungguin juga sebentar, supaya aku diobati dulu oleh anakku , agar aku kembali tidak sakit  .sedikit saya tambahkan cerita alam arwah Ibuku, sinopsisnya seperti ini; bahwa ibu adalah arwah yang paling banyang datang –hadir ditengah-tengah ruamah kami, banyak bercerita perihal ghaibnya yang disampaikan kepadfa kami berdua tentang perjalanan spiritual awalnya. Dia dipindah dari satu tyempat ke tempat yang lain seakan sperti mencari suaka politik atau perlindungan dari kejahatanku , katanya. Tapi malah akhirnya terjebak juga di alam arawah. Tinggal ditampung di sebuah rumah yang sangat besar tanpa nama tanpa alamat dengan banyak penghuni.
Belum siap meninggal kok dzikir terus malah ditegur sama malaikat. Cerita kang Lubab yang belum siap mati tapi berdikir terus siang malam , eh malah ia akhirnya mati muda dijemput para arwah dan ditegur para malaikat yang suci-suci, bajunya.setelah saya Tanya pengalamannya ia menjawab begini : sebetulnya saya ini belum siap mati , tidak terfikir oleh saya kalau saya ini mati mendadak begini,. Yang saya pikirkan selama ini saya hidup selamanya; ilmu saya itu dapat  saya ajarkan terus-menerus sebanyak-banyaknya, saya gali terus sebanyak mungkin, sedapat mungkin, wong saya ini sudah agak tua umur sekitas 45 tahun, ya sebisa-bisanya sisa hidup saya pakai berdzikir , berwirid, sambil nggelathuk ilmu ndleming saya ajarkan kepada santri-santri saya semacam kamu, naryo , ali, muklis, samadi dan lain-lain, semua yang aku bisa saya ajarkan termasuk ilmu zadhab.saya merninggal inim sungguh tidak sengaja , saya matipun tidak biasa , baru pertaama kali ini saya mati,m itupun bukan karena dibunuh san beruk atau kesetrum listrik, aku mati malah dalam keadaan wirid, waktu itu saya coba melakukan zikir , menghafal al-kitab, di dalam zikir itu kusebut asma-asma orang-orang terkenal , kukirim surat alfatihah dan surat–surat inti, mu’awidzatain, di dalam dzikirku sebagai kiriman hadiah untuk alam arwah , baik yang masih hidup di dunia gentayangan , di alam arwah abadi -kelanggengan , maupun di alam barzakh. Tiba-tiba saya melihat ada malaikat datang menuding saya, karena ia tak berhasil mengambil nyawa seorang tua di desa sebelah , lhah daripada pulang ke sana ndak membawa hasil , terpaksa nyawaku yang diambil ,dan saya tidak bisa nggandhuli , tapi sebelum itu dia bertanya : “kamu itu dzikir terus mau apa ?”. timpalku” lho dzikir kok mau apa?”, dzikir itu kan memuliakan , mensucikan , memuji Allah , Tuhanku ., sudah jadi kwajiban setiap manusia yang dicipta di dunia, aku kok heran dalam hati kok tidak cocok dengan pelajaran aqidahku yang di ajarkan guruku pak LL mar’ah dulu, malaikat kok gobloknya begini , pikirku “saya heran  emangnya salah kalau manusia  itu pada dzikir memuliakan Allah ?Lantas dzikirnya pake caranya sendiri. Malaikat itu menjawab ‘”Dzikirnya itu tidak salah, tapi kalau dilakukan tanpa batas , kan ya jadinya salah, wong menghabiskan waktu . kamu kan juga harus bekerja menghidupi anak-Istri cucumu , kalau kamu begitu tak butuh makan , lha kamu ?. Aku balik bertanya “ memuliakan Allah itu kok ada batasnya, ndadak di hitung segala, itu bagaimana cxeritanya , akupun nggak tahu ? aku hanya nurut buku-buku yang di jual di bis-bis itu . menurut kamu bagaimana? Malaikat itu menjawab dengan antusias “Kau manusia tahu apa soal wirid, soal dzikir ?apa kalian pernah belajar soal hukum allah ? belajar soal politik, perundang-undangan, tatahukum dan otonomi daerah yang diberikan oleh yang Maha Penguasa ? maksudku hukumnya alam Ghaib , alam Arwah , dan alam padang , dalam perbandingan yang seimbang ? apa cukup kamu kuliah S3 alam Ghaib? Yang di maksuk kuasa itu apa ? apa yang dikuasai , batasnya apa , pembagian keuntungannya bagaimana aturan mainnya , atau kebijakan public arwahnya bagimana ? Ojo nggabrul Dhik ?. lantas siapa yang mengajarkan kamu klenik, mistik, sihir , pangeran Bebek , lafadz2, istighosah, seperti itu ?lalu siapa yang memberitahumu kalau memuliakan Tuhan itu boleh kau lakukan siang malam tanpa batas , mesti 40 hari 40 malam dengan cara begini, dengan cara begitu  ?Siapa yang mengajarkan kepadamu / apa nabimu mengajarkan begitu ? Di surat apa kitap suci mana kamu membaca bahwa memuliakan Tuhan itu boleh tanpa batas. Kalau kau dapat menyebutkan lantas darimana kau tahu , siapa yang mengajarkan , kapan kamu belajr, dari buku mana kau baca , sebutkan , jangan aeng-aeng, katakana jelas kepadaku ?” begitu pertanayaan malaikat itu makin Galak . Aku akhirnya cep klakep, tak satu katapun dapat kuutarakan sebagai alas an karena aku melakukan juga tanpa sandaran , tanpa tujuan, seperti debatku dengan Samadi semalaman soal kesaktian , kalau dapat kesaktian itu syaratnya apa pantangannya apa? , aku tidak bisa menjawab dengan benar , hanya  angger wae, waton nylekop, sam sekali tidak bisa menjawab; O jadi begitu Ya , semua dilakukan kalau hujjahnya kudu jelas siapa melakukan untuk hajat apa, aku geleng-geleng , berarti sia-sia semua, apa selama ini aku lakukan “ Pikirku” wah wah… berarti selama ini aku ini lak manusia  sok pintar, aku tertipu, ya begini dheh oleh-olehnya , kena damprat Malaikat dan di keluarkan dari alam normal dan terjebak di alam arwah ! Sialan . Nah, sekarang ini caranya bagaimana  memeberitahukan kepada manusia, wong asalnya saya  juga tidak faham maksudnya tapi melafalkan ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar