setiap aku pergi kerumah
adikmu , aku selalu berpesan “ awas”
ayamnya dikasih makan , ya ?.tapi ya itu aku tinggal disitu tidak lama,
aku dijemput paksa karena kekejamanku kepada kamu dan bapakmu , dosaku sudah sundhul
utek, akhirnya aku di paksa diajak pergi oleh seseorang bernama Izra’el, lalu ditaruh dirumah kecil
ukuran 2x1, diruang kecil itu tidak ada apa-apanya yang ada hanya tiga butir
tanah sebesar genggaman Gelu, disana aku dijaring, di ajak jalan ke sebuah
gedung besar , seperti kam konsentrasi sehingga aku bertemu kamu ini,dan kamu
malah jadi pejabat besar dan orang
terkenal di alam arwah, dijaga oleh orang –orang berpakaian seragam hitam,
tidak seperti di dunia dulu , semua warna pakaian bebas dipakai , yang
boleh pakaian uniform warna-warni hanya
malaikat saja, sedang manusia hanya boleh pake pakaian putih-putih, siapa saja
boleh masuk di ruangan itu. waktu aku nolah-noleh, kupikir barangkali aku bisa
nanti ada yang dapat aku ajak bicara,
barangkali ada diantara mereka kenal aku, bisa aku ajak berteman disini, eh
ternyata tidak ada, tidak seorangpun yang mengenalku. Aku mau beritahu mereka
kalau aku butuh obatpenawr sakit pusing, tapi sesakit apapun disini tak ada yang memberi obat , tidak ada
dokter, tidak ada perawat, sedang anak-anak mereka tak ada yang bisa memberi pertolongan mengobati mereka , kekayaan
mereka tak ada manfaatnya, tak bisa menolong mereka seperti apa yang kau
lakuakan di dunianya dulu.
Aku rasanya ingin hidup
lagi secara normal seperti dulu kembali dan ingin memberitahu mereka ,
anak-anaknya , agar mereka percaya ada
kehidupan di alam gha’ib benar-benar ada seperti yang kualami sekarang ini ,
bahwa segalanya serba susah, semua serba terbalik. Kalau waktu itu kau
ceritakan seperti itu ibu sering tidak percaya. Tapi begitu aku mati aku baru
percaya ternyata kamu anak yang sholeh, dari pada saudara-saudara ibu yang
dahulu, semua munafik,semua berpamrih,
yang anak anaknya tidak pernah diperkenalkan dengan alam arwah, dianggapnya ia
bisa terus hidup di dunia selama-lamanya
dan mau mendoakan dan menolong arwah-arwah orang tuanya , saya pasti
menolongnya.. ujar ibuku.saudara-saudara ibu yang anak-anaknya percaya dan mau
minta tolong untuk arwah-arwah orang tuanya
pasti akan menolongnya.. aku ini kangen sekali dengan saudara-saudaraku
yang telah meninggal tapi tidak pernah bisa bertemu dengan mereka, walaupun
hanya sekali, kecuali pada saat acara sembangyang di tempatmu, semua dapat
hadir dan bertemu, tapi tidak dapat berbicara, aku ingin sekali dapat ngobrol,
persaudaraan dengan mereka, tapi mereka menjauhi aku, lagipun alamku tak
memungkinkan aku bertemu dengan dirinya. Dosa apa yang
disandang oleh mnereka masing-masing sampai mereka menyisihkanku.. dulu waktu
masih hidup tidak ada yang percaya dengan apa yang dinamakan dosa, kok sekarang jadi susah begini ya?
Ujar arwah ibu. Aku mau berkunjung ke
anak-anakku dan istriku saja susah sekali, kalau sebentar-sebentar aku diminta,
mendekat memilih untuk melobi , berkunjung dan menjilat, aku ogah, mau pake
jalan apa, jalan mana yang kutempuh dan ucapan apa yang kuucapkan untuk meluruhkan
perasaan hati orang waras itu, susah
sekali , terlalu politis , terlalu ndakik, sedangkan ijin berkunjungku ke alam
kewarasan terlalu sebentar, tinggal satu sampai lima menis saja bisa bertemu ,
tidak lebih itu , karena ia terlalu penting di dunianya , sedang kedatanganku
hanya mengganggu saja, susah kalau sudah
begini., ya akhirnya aku pilih kerumahmu saja karena yakin kamu mau menemuiku
dengan hati tuklus, walau waktu hidupku aku menyia-nyiakanmu, karena dirumahmu
akau bisa minta obat , bisa mengantarkan aku ke dokter, istrimu mau
menggodokkan jarang untukku,tapi kok
baru sekarang aku bisa berbicara dengan kalaian berdua. Bersyukur sekali sama
Tuhan telah memberi kalian berdua kemampuan berbicara denbgan alam arwah,
kenapa adik-adikmu kok tidak bisa seperti kalian dan aku sebenarnya kangen
sekali dengannya , anakku Ina dan cucuku Nada, seperti kau berdua, kenapa ? supaya aku dapat menolong para arwah orang
tuanya. Itu tak lain karena kesibukannya berdagang dan mengembangkan
kehidupannya sebagai orang waras ,m mana mungkin dapat bertemu dengan orang
dari alam lain.lho kok pertemuanku dengan mu hanya terasa sebentar, lalu aku
dijemput, disuruh kembali ke barak, diberi tahu suruh menunggu sebentar, ya
ditungguin juga sebentar, supaya aku diobati dulu oleh anakku , agar aku kembali tidak sakit .sedikit saya tambahkan cerita alam arwah
Ibuku, sinopsisnya seperti ini; bahwa ibu adalah arwah yang paling banyang
datang –hadir ditengah-tengah ruamah kami, banyak bercerita perihal ghaibnya
yang disampaikan kepadfa kami berdua tentang perjalanan spiritual awalnya. Dia
dipindah dari satu tyempat ke tempat yang lain seakan sperti mencari suaka
politik atau perlindungan dari kejahatanku , katanya. Tapi malah akhirnya
terjebak juga di alam arawah. Tinggal ditampung di sebuah rumah yang sangat
besar tanpa nama tanpa alamat dengan banyak penghuni.
Belum siap meninggal kok dzikir terus malah ditegur sama malaikat.
Cerita kang Lubab yang belum siap mati tapi berdikir terus siang malam , eh
malah ia akhirnya mati muda dijemput para arwah dan ditegur para malaikat yang
suci-suci, bajunya.setelah saya Tanya pengalamannya ia menjawab begini :
sebetulnya saya ini belum siap mati , tidak terfikir oleh saya kalau saya ini
mati mendadak begini,. Yang saya pikirkan selama ini saya hidup selamanya; ilmu
saya itu dapat saya ajarkan
terus-menerus sebanyak-banyaknya, saya gali terus sebanyak mungkin, sedapat
mungkin, wong saya ini sudah agak tua umur sekitas 45 tahun, ya sebisa-bisanya
sisa hidup saya pakai berdzikir , berwirid, sambil nggelathuk ilmu ndleming
saya ajarkan kepada santri-santri saya semacam kamu, naryo , ali, muklis,
samadi dan lain-lain, semua yang aku bisa saya ajarkan termasuk ilmu
zadhab.saya merninggal inim sungguh tidak sengaja , saya matipun tidak biasa , baru
pertaama kali ini saya mati,m itupun bukan karena dibunuh san beruk atau
kesetrum listrik, aku mati malah dalam keadaan wirid, waktu itu saya coba
melakukan zikir , menghafal al-kitab, di dalam zikir itu kusebut asma-asma
orang-orang terkenal , kukirim surat alfatihah dan surat–surat inti,
mu’awidzatain, di dalam dzikirku sebagai kiriman hadiah untuk alam arwah , baik
yang masih hidup di dunia gentayangan , di alam arwah abadi -kelanggengan ,
maupun di alam barzakh. Tiba-tiba saya melihat ada malaikat datang menuding
saya, karena ia tak berhasil mengambil nyawa seorang tua di desa sebelah , lhah
daripada pulang ke sana ndak membawa hasil , terpaksa nyawaku yang diambil ,dan
saya tidak bisa nggandhuli , tapi sebelum itu dia bertanya : “kamu itu dzikir
terus mau apa ?”. timpalku” lho dzikir kok mau apa?”, dzikir itu kan memuliakan
, mensucikan , memuji Allah , Tuhanku ., sudah jadi kwajiban setiap manusia
yang dicipta di dunia, aku kok heran dalam hati kok tidak cocok dengan
pelajaran aqidahku yang di ajarkan guruku pak LL mar’ah dulu, malaikat kok
gobloknya begini , pikirku “saya heran
emangnya salah kalau manusia itu
pada dzikir memuliakan Allah ?Lantas dzikirnya pake caranya sendiri. Malaikat
itu menjawab ‘”Dzikirnya itu tidak salah, tapi kalau dilakukan tanpa batas ,
kan ya jadinya salah, wong menghabiskan waktu . kamu kan juga harus bekerja
menghidupi anak-Istri cucumu , kalau kamu begitu tak butuh makan , lha kamu ?.
Aku balik bertanya “ memuliakan Allah itu kok ada batasnya, ndadak di hitung
segala, itu bagaimana cxeritanya , akupun nggak tahu ? aku hanya nurut
buku-buku yang di jual di bis-bis itu . menurut kamu bagaimana? Malaikat itu
menjawab dengan antusias “Kau manusia tahu apa soal wirid, soal dzikir ?apa
kalian pernah belajar soal hukum allah ? belajar soal politik,
perundang-undangan, tatahukum dan otonomi daerah yang diberikan oleh yang Maha
Penguasa ? maksudku hukumnya alam Ghaib , alam Arwah , dan alam padang , dalam
perbandingan yang seimbang ? apa cukup kamu kuliah S3 alam Ghaib? Yang di maksuk
kuasa itu apa ? apa yang dikuasai , batasnya apa , pembagian keuntungannya
bagaimana aturan mainnya , atau kebijakan public arwahnya bagimana ? Ojo
nggabrul Dhik ?. lantas siapa yang mengajarkan kamu klenik, mistik, sihir ,
pangeran Bebek , lafadz2, istighosah, seperti itu ?lalu siapa yang
memberitahumu kalau memuliakan Tuhan itu boleh kau lakukan siang malam tanpa
batas , mesti 40 hari 40 malam dengan cara begini, dengan cara begitu ?Siapa yang mengajarkan kepadamu / apa nabimu
mengajarkan begitu ? Di surat apa kitap suci mana kamu membaca bahwa memuliakan
Tuhan itu boleh tanpa batas. Kalau kau dapat menyebutkan lantas darimana kau
tahu , siapa yang mengajarkan , kapan kamu belajr, dari buku mana kau baca ,
sebutkan , jangan aeng-aeng, katakana jelas kepadaku ?” begitu pertanayaan
malaikat itu makin Galak . Aku akhirnya cep klakep, tak satu katapun dapat
kuutarakan sebagai alas an karena aku melakukan juga tanpa sandaran , tanpa
tujuan, seperti debatku dengan Samadi semalaman soal kesaktian , kalau dapat
kesaktian itu syaratnya apa pantangannya apa? , aku tidak bisa menjawab dengan
benar , hanya angger wae, waton nylekop,
sam sekali tidak bisa menjawab; O jadi begitu Ya , semua dilakukan kalau
hujjahnya kudu jelas siapa melakukan untuk hajat apa, aku geleng-geleng ,
berarti sia-sia semua, apa selama ini aku lakukan “ Pikirku” wah wah… berarti
selama ini aku ini lak manusia sok
pintar, aku tertipu, ya begini dheh oleh-olehnya , kena damprat Malaikat dan di
keluarkan dari alam normal dan terjebak di alam arwah ! Sialan . Nah, sekarang
ini caranya bagaimana memeberitahukan
kepada manusia, wong asalnya saya juga
tidak faham maksudnya tapi melafalkan ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar